30.000 kaki


::



di ketinggian 30.000 kaki
sunyi angkasa tak bertepi
awan putih indah bak permadani
sesekali kuberdansa di turbelensi

dari ketinggian 30.000 feet
jet menderu pesawat melejit
melayang-melambung gesit
tak bersayap kurengkuh langit

30.000 kaki di atas paras samudera
terbentang perjalanan penuh gelora
ketika jiwa pasrah tiada tara
Engkau pelukku di dirgantara

saat kutinggalkan 30.000 kaki
terbayang kecup pipi di embarkasi
do’a agar selamat hatta di destinasi
usah cemas ku pasti ‘kan kembali

dari 0 kaki..
kutitipkan sekuntum cinta
pada pijar surya jingga
juga sinar candra senja
di langit kita yang sama

(Kabin SJ-251 Malang-Jakarta, 27 Juli 2009)

::


This entry was published on Selasa, 28 Juli 2009 at 6:31 pm and is filed under Jurnal. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: