Panduan Keselamatan Ketika Banjir



Mempersiapkan Diri

  • Dengarkan informasi tentang cuaca dan banjir dari radio atau televisi lokal.
  • Sadarilah bahwa banjir bandang bisa terjadi. sewaktu-waktu. Jika ada kemungkinan banjir bandang, segera pindah ke tempat yang lebih tinggi. Jangan menunggu instruksi untuk bergerak.
  • Waspadai sungai, saluran drainase, lembah, dan daerah lain yang dapat terpapar banjir tiba-tiba. Banjir bandang dapat terjadi di daerah-daerah dengan atau tanpa tanda-tanda awan mendung atau hujan lebat.


Mengungsi

  • Amankan rumah Anda. Jika Anda memiliki waktu yang cukup, bawa dan/atau pindahkan perabot rumah-tangga yang penting ke lantai atas.
  • Matikan utilitas (listrik, air, gas) dari saklar atau katup utama jika diperintahkan untuk memadamkan/menutupnya. Lepaskan peralatan listrik, jangan menyentuh peralatan listrik jika Anda dalam keadaan basah atau berdiri dalam air.
  • Jangan berjalan melalui banjir yang deras. Banjir deras setinggi 20 cm dapat membuat Anda tergelincir dan jatuh. Jika Anda harus berjalan di tengah banjir, berjalanlah di mana banjir tenang. Gunakanlah tongkat untuk memeriksa ketegasan tanah pijakan di depan Anda.


Mengemudi di Saat Banjir

  • Jangan mengemudi di daerah banjir. Jika banjir meningkat sekitar mobil Anda, maka tinggalkanlah area banjir dan pindahkanlah mobil Anda ke tempat yang lebih tinggi dengan aman sebelum Anda dan kendaraan tersapu banjir dengan cepat.
  • Banjir setinggi 20 cm akan mencapai bagian bawah mobil penumpang yang dapat menyebabkan hilangnya kendali dan kemungkinan tergelincir.
  • Banjir setinggi 30 cm akan mengapungkan kendaraan.
  • Banjir setinggi 60 cm mampu menghanyutkan sebagian besar kendaraan termasuk kendaraan sport (SUV) dan truk pick-up, maka Anda harus bergegas meninggalkannya.


Tindakan Pasca Banjir

  • Dengarkan berita untuk mengetahui apakah pasokan air di pengungsian aman untuk diminum.
  • Hindari genangan banjir, banjir mungkin terkontaminasi oleh minyak, bensin atau limbah mentah. Banjir juga dapat bermuatan listrik dari jaringan listrik bawah tanah atau putus/terjatuh.
  • Hindari banjir yang mengalir deras.
  • Waspadai daerah di mana banjir telah surut. Jalanan mungkin berlubang, rapuh dan dapat longsor dikarenakan beban mobil.
  • Hindari jaringan listrik yang putus/jatuh dan segera laporkan kepada PLN.
  • Pulanglah ke rumah jika pemerintah telah menyatakan aman.
  • Tetap berada di luar bangunan jika masih dikelilingi banjir.
  • Berhati-hatilah ketika memasuki bangunan, karena kemungkinan ada kerusakan tersembunyi, khususnya pada bagian fondasi rumah.
  • Panggilah layanan pemeliharaan septic tank untuk memeriksa dan memperbaiki kerusakan septic tank, lubang dan sistem pembuangan sesegera mungkin. Sistem pembuangan yang rusak akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius.
  • Bersihkan dan disinfeksikan segala sesuatu yang basah. Lumpur yang tersisa dari banjir dapat berisi limbah dan bahan kimia.

Semoga panduan singkat ini bermanfaat

Ciputat, 21 Januari 2013

This entry was published on Senin, 21 Januari 2013 at 9:09 am and is filed under Jurnal. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: